Kamis, 26 oktober 2017




D. Kegiatan Pendampingan ke-4
Tempat dan waktu  : TK AL-ANSHAR dan 8.30-10.00
Peserta :8(3 kelas a, 5 kelas b )


Hari kamis 26 oktober 2017, disini kami(karina ,dessy,ervin ,nadya, dan devin?)bersama sama berkumpul di binus square pada pukul 7.30 pagi. Kami bersama -sama mendiskusikan bagaimana kami akan menyampaikan materi ajar yang kami bawa yang pada saat itu adalah gambar bentuk seperti segitiga,lingkaran ,jajar genjang, dan trapesium. Serta warna -warna yang terdiri dari warna merah, kuning, hijau, ungu, biru, pink, dan abu abu. Setelah itu kami bersama sama jalan dari binus square ke tk Al- ANSHAR sekitar pukul 7.45-8.00. Setelah itu kami masuk dan mengajar di kedua kelas yang berbeda ervin dan devin di kelas a sedangkan karina,dessy,dan nadya di kelas b. Pada saat itu mood anak –anak sedang tidak baik ,jadi kami harus sangat berhati hati dalam menyampaikan materi .Agar materi yang kami sampaikan dapat diterima dengan baik ,kami sedikit mengenakan permainan dan sebisa mungkin membuat materi yang kami sampaikan terlihat menyenangkan di mata anak anak.Di sana kami menyampaikan warna warna yang kami bawa dan mengenalkannya pada anak tk AL-ANSHAR , sampai pukul 8.30.setelah itu kami melanjutkan dengan mengajarkan nama nama bentuk serta bagaimana cara menggambar bentu bentuk tersebut dengan baik, saat itu kami juga mengajarkan bagaimana menggambar rumah dari shape - shape dasar tersebut dari pukul 8.30 sampai dengan pukul 10.00 ,saat itu juga anak anak mempraktekkan apa yang kami ajarkan dengan menggambar rumah kreasi mereka dari shape dasar yang kami ajarkan .Setelah itu anak anak tk istirahat sampai pukul 11.00 dan setelah itu kami kembali ke binus square dan pulang ke rumah masing masing.
Hasil Pertemuan : Anak –anak PAUD dapat mengenal bentuk dan warna dan menerapkannya di dalam menggambarkan imajinasi mereka diatas selembar kertas , kami sangat senang melihat perkembangan mereka per minggu.

 Reflesi Individu  26 Oktober 2017
  1. Karin : Hari itu saya mendapat kan sebuah insight kalau perjuangan guru untuk mengajar muridnya sangat sulit apalagi bila murid yang diajar tidak bisa diajak koperatif , saya juga belajar untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan lebih madiri. Saya juga menjadi lebih peka akan kondisi lingkungan di sekitar saya.
2.     Devin: Pada pertemuan kali ini saya akui, saya cukup senang. Anak-anak mudah diatur walaupun ada yang menangis tetapi masih bisa ditenangkan. Kami belajar shape (bentuk-bentuk) dan untungnya di paud ini menyediakan balok-balok mainan (walaupun tak banyak).
3.     Dessy: Saya dan teman – teman seperti biasa sebelum mengajar, untuk berkumpul terlebih dahulu untuk menyusun strategi dalam memberikan materi materi kepada murid – murid. Hari ini, saya merasa kesulitan mengajar karena murid – muridnya agak susah diajak belajar. Namun dengan strategi yang digunakan yaitu reward yang sudah kami persiapkan sebelumnya, mampu mengambil alih perhatian murid – murid.
4.     Nadya: di saat itu adalah situasi tersulit karena anak anak banyak yang moodnya tidak baik tetapi saya berusaha agar mengajari mereka saat belajar materi gambr shape ke anak anak.
5.     Ervin: Pada hari tersebut anak – anak menunjukkan kreativitas mereka dengan ikut menggambar bidang bidang di papan tulis, sehingga kami semua dapat bersenang-senang sambal belajar

Comments

Popular posts from this blog

Kamis, 19 Oktober 2017